Hei kawan-kawan, kembali lagi di Microstock Indonesia, tempat belajar mencari uang secara online.
Pernah kepikiran buat berhenti jadi contributor Shutterstock, tapi bingung gimana nasib akun dan semua karya yang udah kamu upload? Atau mungkin ada kondisi di mana akun Shutterstock kamu ingin dialihkan ke orang lain?
Ternyata, menurut informasi resmi dari Shutterstock, akun contributor memang bisa dialihkan kepemilikannya ke orang lain. Tapi prosesnya nggak sesimpel memberikan email dan password akun ke orang lain. Ada prosedur resmi yang harus dilakukan, dan yang paling penting: yang berpindah bukan cuma akses ke akun, tapi juga kepemilikan atas karya-karya yang ada di dalam portfolio.
Nah, kali ini kita bahas gimana cara memindahtangankan akun Shutterstock secara resmi.
Akun Shutterstock Bisa Dipindahkan ke Orang Lain?
Jawabannya: BISA.
Shutterstock secara resmi menyediakan proses untuk mengalihkan kepemilikan akun contributor ke orang lain. Tapi perlu dipahami, pengalihan ini bukan berarti kamu cuma memberikan username, email, dan password kepada orang lain.
Menurut Shutterstock, transfer akun berarti mengalihkan kepemilikan atas karya yang ada di dalam portfolio kamu juga. Jadi, kalo akun kamu mempunyai ratusan atau bahkan ribuan foto, vector, video, atau karya lainnya yang sudah ada di portfolio, hak atas karya-karya tersebut juga ikut masuk dalam proses pengalihan.
Karena itu, prosesnya harus dilakukan secara resmi melalui Shutterstock.
Bukan Sekadar Kasih Password
Ini bagian yang penting banget. Misalnya kamu punya akun Shutterstock dengan banyak karya yang sudah menghasilkan uang. Kemudian kamu ingin akun tersebut digunakan oleh orang lain. Jangan berpikir prosesnya cukup seperti:
"Nih email sama passwordnya, sekarang akun ini punya kamu."
Menurut Shutterstock, pengalihan kepemilikan berarti lebih dari sekadar memberikan akses ke akun. Hak cipta atas karya yang ada di portfolio juga ikut dialihkan.
Makanya, ada dokumen dan proses resmi yang harus dilakukan. Dan yang bisa memulai proses pengalihan ini adalah contributor asli atau pemilik akun asli.
Gimana Cara Memulai Prosesnya?
Langkah pertama adalah menghubungi Shutterstock. Saat menghubungi Shutterstock, kamu perlu menjelaskan bahwa kamu ingin mengalihkan kepemilikan akun kepada orang lain.
Shutterstock meminta kamu menyebutkan:
- Nama lengkap pemilik baru
- Alasan perubahan kepemilikan
Jadi, jangan langsung mengganti email, password, atau informasi akun secara sembarangan. Hubungi Shutterstock terlebih dahulu dan jelaskan situasinya. Nantinya mereka akan memberikan arahan mengenai proses selanjutnya. Untuk menghubungi bisa lewat link berikut:
https://submit.shutterstock.com/contact
Apakah Akun Shutterstock Bisa Dijual?
Nah, ini juga sering bikin salah paham. Shutterstock nggak memfasilitasi penjualan akun contributor. Artinya, Shutterstock nggak menyediakan layanan seperti marketplace tempat kamu bisa memasang akun untuk dijual ke contributor lain.
Tapi Shutterstock tetap bisa membantu dalam hal pengalihan kepemilikan akun secara resmi. Jadi istilah yang lebih tepat adalah transfer ownership atau pengalihan kepemilikan, bukan sekadar "jual akun Shutterstock".
Shutterstock juga menyebutkan bahwa mereka bisa memberikan informasi mengenai cara menggabungkan akun Shutterstock yang sudah ada jika memang situasinya berkaitan dengan hal tersebut.
Ada Perjanjian yang Harus Ditandatangani
Kalo akun kamu sudah mempunyai konten yang disetujui, prosesnya juga nggak berhenti hanya dengan menghubungi Shutterstock. Pemilik akun asli nantinya harus menandatangani Perjanjian Pengalihan Hak dan Kewajiban atau perjanjian pengalihan hak cipta. Dokumen ini disediakan oleh Shutterstock.
Kenapa perlu ada perjanjian? Karena yang dialihkan bukan cuma akses ke dashboard contributor, tapi juga hak dan kewajiban yang berkaitan dengan karya-karya yang ada di akun tersebut.
Dengan kata lain, Shutterstock perlu memastikan bahwa perubahan kepemilikan tersebut memang dilakukan secara resmi dan jelas.
Pemilik Baru Harus Mengambil Alih Kewajiban Sebelumnya
Ini juga jangan sampai kelewat. Kalo akun berisi konten yang sudah disetujui, pemilik baru akan diwajibkan untuk mengambil alih kewajiban sebelumnya dan berbagai perjanjian dengan Shutterstock.
Jadi pemilik baru nggak cuma mendapatkan portfolio yang sudah ada. Dia juga mengambil alih tanggung jawab yang berkaitan dengan akun tersebut.
Makanya proses ini bukan sekadar:
"Akun pindah → selesai."
Ada hak dan kewajiban yang ikut berpindah.
Bagaimana dengan Penghasilan yang Belum Dibayar?
Nah, ini penting terutama buat contributor yang masih mempunyai saldo di akun. Menurut Shutterstock, penghasilan yang belum dibayarkan sebelum proses pengalihan harus dibayarkan terlebih dahulu kepada pemegang akun asli.
Jadi, penghasilan yang memang sudah menjadi hak pemilik akun lama nggak otomatis ikut berpindah ke pemilik baru.
Contohnya:
Kamu mempunyai akun Shutterstock dengan saldo yang belum dibayarkan. Kemudian akun tersebut disetujui untuk dialihkan ke orang lain. Penghasilan yang belum dibayarkan tersebut akan terlebih dahulu dibayarkan kepada pemegang akun asli.
Setelah kepemilikan resmi berpindah, barulah urusan pembayaran untuk pemilik baru mengikuti ketentuan yang berlaku pada akun tersebut.
Pemilik Baru Harus Mengisi Formulir Pajak Lagi
Kalo proses pengalihan kepemilikan sudah disetujui, pemilik baru juga harus mengisi formulir pajak baru. Shutterstock menyebutkan bahwa formulir yang diperlukan bisa berupa W-9 atau W-8BEN, tergantung pada negara domisili pemilik baru.
Ini penting karena Shutterstock nggak akan melakukan pembayaran ke akun yang belum mempunyai formulir pajak yang tersimpan di sistem mereka. Jadi jangan kaget kalo setelah akun berhasil dialihkan masih ada proses administrasi pajak yang harus diselesaikan.
Apakah Semua Pengajuan Pasti Disetujui?
Nggak ada jaminan otomatis.
Shutterstock menjelaskan bahwa semua permintaan pengalihan kepemilikan akan ditinjau dan diproses berdasarkan kasus per kasus. Jadi, jangan menganggap bahwa setiap permintaan transfer pasti langsung diterima.
Kamu perlu menghubungi Shutterstock, menjelaskan kondisi dan alasan pengalihan, kemudian mengikuti arahan yang diberikan oleh pihak Shutterstock.
Jadi, Urutannya Kurang Lebih Seperti Ini
Biar lebih gampang dipahami, secara sederhana prosesnya bisa digambarkan seperti ini:
- Pemilik akun asli menghubungi Shutterstock
- Jelaskan ingin mengalihkan kepemilikan akun
- Berikan nama lengkap pemilik baru dan alasan perubahan kepemilikan
- Shutterstock meninjau permintaan secara case-by-case
- Jika disetujui, pemilik asli menandatangani perjanjian pengalihan hak dan kewajiban
- Pemilik baru mengambil alih hak dan kewajiban yang terkait dengan akun
- Pemilik baru mengisi formulir pajak baru
- Proses pengalihan kepemilikan selesai sesuai arahan Shutterstock
Tentunya, detail prosesnya bisa mengikuti instruksi Shutterstock untuk kasus masing-masing.



0 comments:
Posting Komentar