Hei kawan-kawan, kembali lagi di Microstock Indonesia, tempat belajar mencari uang secara online.
Buat kawan-kawan yang jualan desain di TeePublic, mungkin pernah mendengar istilah Artisan Account dan Apprentice Account. Nah, ini bukan tingkatan akun berdasarkan jumlah penjualan.
Jadi bukan berarti:
Apprentice → jualan banyak → naik jadi Artisan.
Bukan begitu sistemnya. TeePublic memang punya dua kategori akun, yaitu Artisan dan Apprentice. Kategori ini lebih berkaitan dengan jenis dan kualitas konten yang kita upload serta bagaimana TeePublic melihat karya yang kita buat untuk marketplace mereka.
Yang paling penting, ada satu perbedaan yang cukup besar:
Akun Artisan bisa muncul di pencarian TeePublic, sedangkan akun Apprentice nggak bisa mendapatkan visibilitas dari pencarian di dalam website TeePublic.
Nah, ini tentu cukup penting buat kita yang ingin mendapatkan pembeli.
Apa Itu Artisan Account?
Menurut penjelasan TeePublic, Artisan Accounts adalah akun milik artist yang membuat desain unik dan dianggap lebih mungkin menarik minat customer yang sedang browsing di marketplace TeePublic.
Menariknya, Artisan nggak selalu berarti artist yang sudah terkenal atau sudah punya banyak penjualan. TeePublic menyebut kategori Artisan bisa mencakup top seller sampai artist yang baru mulai. Jadi kalo kita baru daftar TeePublic dan dari awal memang mengupload desain yang dianggap sesuai dengan marketplace mereka, kita tetap bisa mendapatkan kategori Artisan.
Dengan kata lain:
Artisan bukan penghargaan karena sudah punya banyak penjualan. Artist baru pun bisa menjadi Artisan.
Keuntungan Terbesar Akun Artisan
Nah, ini bagian yang menurut saya paling penting.
Artisan Accounts eligible for visibility in on-site search. Artinya, karya dari akun Artisan bisa mendapatkan visibilitas melalui pencarian di dalam marketplace TeePublic.
Misalnya ada customer yang mencari desain tertentu menggunakan fitur pencarian TeePublic. Karya dari akun Artisan memiliki kesempatan untuk muncul dalam hasil pencarian tersebut. Ini tentu penting banget. Karena customer nggak mungkin melihat semua desain yang ada di TeePublic satu per satu. Mereka biasanya akan mencari menggunakan keyword tertentu. Jadi kalo akun kita Artisan, karya kita punya kesempatan untuk ditemukan lewat jalur tersebut.
Tapi tentu saja bisa muncul di pencarian bukan berarti pasti berada di posisi teratas atau pasti mendapatkan penjualan. Tetap ada persaingan dengan banyak desain lainnya.
Terus Apa Itu Apprentice Account?
Nah, sekarang kita masuk ke kategori satunya lagi. Apprentice Accounts adalah akun artist yang menurut TeePublic kurang selektif dalam menentukan produk atau desain yang mereka buat. TeePublic menilai karya dari akun seperti ini cenderung kurang menarik bagi customer yang sedang browsing marketplace mereka.
Salah satu contoh yang mereka berikan adalah artist yang melakukan spamming dalam volume tinggi atau banyak mengeksplorasi konten yang lebih otomatis seperti vector packs atau clip art.
Jadi masalahnya bukan sekadar:
"Desain saya bagus atau nggak?"
Tapi juga berkaitan dengan jenis dan pola konten yang kita upload.
Kekurangan Apprentice yang Paling Penting
Nah, ini yang harus benar-benar diperhatikan. Menurut informasi TeePublic, Apprentice Accounts tidak eligible untuk mendapatkan visibility dari on-site search.
Artinya, karya dari akun Apprentice nggak akan mendapatkan visibilitas melalui pencarian di marketplace TeePublic.
Bayangkan kita punya desain yang bagus. Sudah dibuat dengan susah payah. Sudah dipasang di kaos. Tapi ketika customer melakukan pencarian di TeePublic, karya dari akun Apprentice nggak mendapatkan kesempatan tampil melalui sistem pencarian tersebut.
Tentu ini bisa menjadi kendala buat penjualan. Karena salah satu cara customer menemukan desain adalah melalui fitur search.
Jadi Apprentice Nggak Bisa Jualan?
Nah, jangan langsung salah paham. Menjadi Apprentice bukan berarti akun kita otomatis nggak bisa menghasilkan penjualan sama sekali. Yang dijelaskan TeePublic adalah akun Apprentice tidak eligible untuk visibility di on-site search.
Jadi ada perbedaan antara:
Nggak bisa ditemukan lewat search
dengan
Nggak bisa menjual produk.
Itu dua hal yang berbeda.
Karya masih bisa memiliki kemungkinan ditemukan melalui jalur lainnya, misalnya customer datang langsung ke store kita atau melalui sumber traffic dari luar TeePublic. Tapi tentu saja kehilangan visibilitas dari search bisa menjadi kekurangan yang cukup besar.
Artisan Bukan Berarti Sudah Banyak Jualan
Ini juga penting banget untuk diluruskan. Jangan sampai ada yang berpikir:
"Kalau mau jadi Artisan harus punya banyak penjualan dulu."
Ternyata nggak.
TeePublic secara jelas menyebutkan bahwa kategori akun tidak berdasarkan jumlah sales yang dihasilkan sebuah akun.
Bahkan Artisan bisa mencakup: Top seller sampai artist yang baru mulai. Jadi jumlah penjualan bukan syarat untuk menjadi Artisan.
Terus Gimana Supaya Jadi Artisan?
Nah, di sini ada hal yang cukup menarik.
TeePublic menjelaskan bahwa kita sebaiknya mengupload representasi desain yang akurat dari karya yang memang ingin kita kontribusikan ke marketplace sejak awal.
Artinya, jangan asal upload banyak desain hanya untuk memenuhi toko. Kita perlu memperhatikan apa yang kita upload. Kualitas dan jenis konten yang kita masukkan ke akun sejak awal bisa menjadi hal yang penting.
Jadi kalo baru mulai TeePublic, jangan berpikir:
"Upload sebanyak-banyaknya dulu, nanti dipikirin belakangan."
Mending dari awal kita sudah memilih karya yang memang ingin kita jual.
Jangan Spam Upload Desain
Ini juga nyambung dengan penjelasan TeePublic mengenai Apprentice. Mereka memberikan contoh artist yang mungkin melakukan spamming TeePublic dengan volume tinggi atau mengeksplorasi lebih banyak konten otomatis seperti vector packs atau clip art.
Jadi bukan berarti upload banyak desain itu otomatis salah. Tapi kita juga jangan sampai mengejar jumlah dengan mengorbankan kualitas. Misalnya setiap hari upload puluhan desain yang sebenarnya sangat mirip. Atau membuat banyak konten secara otomatis tanpa benar-benar memperhatikan apakah desain tersebut memang menarik untuk customer TeePublic.
Lebih baik punya portfolio yang lebih sedikit tapi isinya memang karya yang kita banggakan.
Apakah Artisan Bisa Berubah Jadi Apprentice?
TeePublic menggunakan kategori akun untuk membedakan jenis akun berdasarkan konten yang mereka kontribusikan. Karena itu, kita sebaiknya nggak menganggap status Artisan sebagai sesuatu yang boleh kita dapatkan lalu kemudian bebas upload apa saja.
Kalo kita sudah mendapatkan kategori Artisan, tetap jaga kualitas dan karakter karya yang kita upload. Jangan karena sudah mendapatkan status Artisan kemudian kita mulai memasukkan berbagai macam desain secara asal-asalan.
Intinya: Jaga kualitas portfolio.
Bisa Nggak Minta Naik dari Apprentice ke Artisan?
Nah, ini informasi yang sangat penting dari TeePublic. Mereka menyebutkan bahwa:
Mereka tidak akan merespons atau memenuhi permintaan upgrade kategori akun.
Jadi jangan berharap bisa mengirim email ke TeePublic lalu berkata:
"Min, tolong akun saya di-upgrade jadi Artisan." 😂
Menurut informasi yang mereka berikan, permintaan seperti itu nggak akan dipenuhi. Karena itu, TeePublic menyarankan artist untuk memastikan bahwa upload awal mereka memang merupakan representasi yang akurat dari desain yang akan mereka kontribusikan ke marketplace.
Jadi upload pertama kita juga perlu diperhatikan.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Contributor Baru?
Kalo kawan-kawan baru mau mulai jualan di TeePublic, menurut saya jangan terlalu fokus mengejar jumlah upload.
Mending fokus ke beberapa hal berikut:
- Buat desain yang unik dan memang punya target customer.
- Hindari upload desain yang terlalu asal atau repetitif.
- Jangan mengejar volume hanya supaya toko terlihat penuh.
- Hindari melakukan spam upload.
- Pastikan desain yang kita upload memang menggambarkan jenis karya yang ingin kita jual di TeePublic.
Dan yang nggak kalah penting:
Jangan menganggap jumlah penjualan sebagai syarat untuk menjadi Artisan. Karena menurut informasi TeePublic, kategori akun memang nggak ditentukan berdasarkan jumlah sales.



0 comments:
Posting Komentar