Shutterstock - Apa Boleh Foto atau Desain yang Sudah Diupload di Shutterstock Diupload Lagi ke Website Microstock Lain?
Hei kawan-kawan, kembali lagi di Microstock Indonesia, tempat belajar mencari uang secara online.
Saya mau jawab lagi salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pemula: "Kalau sudah upload foto, ilustrasi, atau desain ke Shutterstock, apakah boleh diupload lagi ke website microstock lain?"
Jawaban singkatnya adalah "Boleh", selama kawan-kawan tidak menandatangani perjanjian eksklusif dengan suatu platform, maka karya yang sama boleh diupload ke beberapa website microstock sekaligus.
Apa Itu Non-Exclusive?
Sebagian besar website microstock menerapkan sistem non-exclusive, artinya kawan-kawan tetap menjadi pemilik karya dan bebas menjual lisensinya di berbagai marketplace. Misalnya, setelah upload ke Shutterstock, karya yang sama juga bisa diupload ke:
- Adobe Stock
- Freepik Contributor
- Dreamstime
- Depositphotos
- 123RF
- Alamy
- dan website microstock lainnya.
Jadi, satu karya bisa menghasilkan penghasilan dari banyak tempat sekaligus.
Kenapa Banyak Kontributor Melakukan Ini?
Alasannya sederhana, yaitu supaya peluang mendapatkan penjualan menjadi lebih besar. Misalnya sebuah foto hanya laku 3 kali di Shutterstock dalam sebulan. Belum tentu foto tersebut hanya dibeli di sana. Bisa saja di Adobe Stock ada 5 pembeli, di Dreamstime ada 2 pembeli, dan di Depositphotos ada 1 pembeli. Kalau dijumlahkan, penghasilannya tentu bisa lebih besar dibanding hanya mengandalkan satu website.
Ibaratnya seperti membuka toko di satu marketplace dibanding membuka toko di lima marketplace sekaligus. Semakin banyak tempat berjualan, semakin besar peluang ada pembeli.
Kapan Tidak Boleh?
Nah, ada pengecualiannya. Kalau kawan-kawan memilih menjadi kontributor eksklusif (exclusive contributor) di suatu platform, biasanya ada aturan bahwa karya tertentu hanya boleh dijual di platform tersebut. Artinya, karya yang sudah didaftarkan sebagai eksklusif tidak boleh diupload ke website microstock lain. Keuntungannya biasanya royalti yang kita terima lebih besar daripada kontributor non-eksklusif.
Apakah Judul, Deskripsi, dan Keyword Harus Sama?
Tidak harus. Bahkan banyak kontributor yang menyesuaikan judul, deskripsi, dan keyword di setiap platform agar lebih sesuai dengan sistem pencarian masing-masing. Yang terpenting adalah isi metadata tetap relevan dengan karya yang diupload dan tidak mengandung spam keyword.

Comments
Post a Comment