Belajar mencari uang secara online

Cari artikel disini ...

Boleh gak sih upload karya hasil generate AI di shutterstock?



Hei kawan-kawan, kembali lagi di Microstock Indonesia, tempat belajar mencari uang secara online.

Sejak AI berkembang pesat, pertanyaan yang satu ini makin sering muncul.

"Bang, boleh nggak sih upload gambar hasil generate AI ke Shutterstock?"

Jawaban singkatnya...

Untuk contributor biasa, saat ini jawabannya: nggak boleh.

Jadi, kalo kalian membuat gambar menggunakan AI seperti ChatGPT, Midjourney, Stable Diffusion, Flux, atau AI generator lainnya, jangan diupload ke Shutterstock Contributor.

Kok Bisa Nggak Boleh?

Shutterstock punya aturan tersendiri mengenai konten AI. Saat ini, contributor biasa nggak diperbolehkan mengupload gambar hasil generate AI ke Shutterstock Contributor. Jadi walaupun hasilnya keren, realistis, atau bahkan sulit dibedakan dengan foto asli, tetap aja nggak boleh diupload.

Karena itu, sebelum upload karya apa pun, biasakan untuk membaca dan mengikuti aturan terbaru dari Shutterstock. Aturan sebuah platform bisa berubah sewaktu-waktu, jadi jangan cuma mengandalkan informasi lama.

"Lho, Tapi Saya Pernah Lihat Gambar AI di Shutterstock?"

Nah, ini juga sering bikin bingung. Mungkin kawan-kawan pernah mencari gambar di Shutterstock, lalu menemukan ilustrasi atau gambar yang jelas-jelas terlihat seperti hasil AI.

Terus muncul pertanyaan, "Katanya nggak boleh, kok ada?"

Jawabannya, gambar-gambar AI yang kalian temukan di Shutterstock itu berasal dari Shutterstock sendiri, bukan dari contributor biasa. Shutterstock memang memiliki layanan AI dan bekerja sama dengan teknologi AI untuk menyediakan konten tertentu kepada para pelanggannya.

Jadi jangan langsung berpikir bahwa contributor lain bebas upload gambar AI ke Shutterstock. Karena itu adalah sistem yang berbeda.

Jangan Sampai Akun Kena Masalah

Kadang ada yang nekat upload karya AI dengan harapan bisa lolos review. Menurut saya, ini bukan keputusan yang bijak. Kalaupun suatu saat karya tersebut berhasil lolos, bukan berarti ke depannya akan selalu aman.

Kalo ternyata melanggar kebijakan Shutterstock, risikonya bisa berupa penolakan karya, penghapusan konten, bahkan tindakan terhadap akun contributor. Sayang banget kan, udah capek bangun portofolio bertahun-tahun, malah kena masalah gara-gara melanggar aturan.

Jadi Sebaiknya Upload Apa?

Fokus aja ke karya yang memang diperbolehkan oleh Shutterstock. Misalnya:

  • Foto hasil jepretan sendiri.
  • Ilustrasi yang dibuat sendiri.
  • Vector buatan sendiri.
  • Video hasil rekaman sendiri.

Dengan begitu, kalian bisa membangun portofolio yang lebih aman dan nggak perlu khawatir melanggar kebijakan platform.



Share:

0 comments:

Posting Komentar