Hei kawan-kawan, kembali lagi di Microstock Indonesia, tempat belajar mencari uang secara online.
Kalo kalian suka bikin desain, ilustrasi, atau artwork, mungkin pernah kepikiran buat jual desain tersebut di kaos. Tapi kemudian muncul banyak pertanyaan....
- Produksinya gimana?
- Harus beli kaos dulu?
- Harus punya mesin sablon?
- Harus nyetok barang?
- Harus packing?
- Harus kirim ke pembeli?
- Belum lagi kalo barang nggak laku.
- Bisa-bisa rumah malah berubah jadi gudang kaos. 😄
Nah, ada model bisnis yang bisa mengatasi masalah seperti itu, yaitu Print on Demand atau POD. Salah satu platform yang bisa digunakan adalah TeePublic.
Apa Itu TeePublic?
TeePublic adalah marketplace yang mempertemukan pembeli dengan karya dari independent artists. Jadi sederhananya, kawan-kawan punya desain, kemudian desain tersebut kita upload ke TeePublic. Nantinya desain tersebut bisa ditampilkan di berbagai produk yang tersedia di platform.
Kita nggak perlu memproduksi kaos sendiri. Nggak perlu membeli stok barang. Nggak perlu menyimpan kardus kaos di rumah. Dan nggak perlu mengirim paket satu per satu ke pembeli.
TeePublic menangani proses produksi dan pengiriman melalui jaringan fulfillment mereka. TeePublic sendiri menjelaskan bahwa mereka menggunakan third-party fulfillment centers untuk mencetak dan mengirim produk yang menampilkan artwork para artist.
Jadi kita bisa lebih fokus ke satu hal: Bikin desain (saja)
Cara Kerjanya Gimana?
Misalnya kawan-kawan membuat sebuah desain tulisan:
"Go Outside"
Desain tersebut kemudian kita upload ke TeePublic. Setelah itu, desain bisa ditampilkan di berbagai produk yang tersedia. Kalo ada orang yang tertarik dan membeli produk tersebut, produk akan diproduksi dan dikirim kepada pembeli. Kita sebagai artist mendapatkan bagian penghasilan dari penjualan tersebut.
Jadi kita nggak perlu melakukan proses produksi secara manual. Kurang lebih alurnya seperti ini:
Bikin desain → Upload ke TeePublic → Pembeli membeli → Produk diproduksi → Produk dikirim → Kita mendapatkan penghasilan
Inilah yang membuat model Print on Demand menarik buat orang yang suka desain tapi nggak mau ribet dengan urusan produksi.
Jadi Nggak Perlu Punya Mesin Sablon?
Betul. Kalo kalian jualan kaos secara konvensional, biasanya perlu memikirkan banyak hal:
- Harus mencari supplier kaos.
- Harus menentukan ukuran.
- Harus memilih metode cetak.
- Harus melakukan produksi.
- Harus menyimpan stok.
- Harus packing.
- Dan harus mengirim barang.
Di TeePublic, proses tersebut nggak perlu kita kerjakan sendiri. Kita cukup menyediakan desain dan menguploadnya ke platform. Makanya bisnis seperti ini cocok buat orang yang punya kemampuan desain tapi nggak punya modal atau keinginan untuk membangun bisnis konveksi sendiri.
Produk yang Dijual Nggak Cuma Kaos
Nah, ini yang menarik. Namanya memang sering dikaitkan dengan jualan kaos, tapi TeePublic sebenarnya menyediakan jauh lebih banyak produk.
Di katalog TeePublic saat ini ada berbagai kategori produk seperti T-Shirts, Hoodies, Long Sleeve T-Shirts, Crewneck Sweatshirts, Tank Tops, Kids T-Shirts, Kids Hoodies, Socks, dan beberapa jenis apparel lainnya.
Jadi satu desain nggak cuma punya kesempatan muncul di satu jenis produk.
1. T-Shirt
Ini tentu produk yang paling identik dengan TeePublic. Desain kita bisa ditampilkan pada berbagai model kaos. Karena kaos merupakan produk yang umum dipake sehari-hari, desain dengan tema tertentu bisa menarik pembeli yang memang menyukai niche tersebut.
Misalnya:
- Hewan
- Hobi
- Olahraga
- Profesi
- Humor
- Quotes
- Lifestyle
- Gaming
Dan masih banyak lagi.
2. Hoodie
Selain kaos, ada juga hoodie. Cocok buat desain yang memang terasa menarik ketika digunakan pada pakaian yang lebih tebal.
3. Sweatshirt
Ada juga crewneck sweatshirt. Jadi pembeli punya pilihan selain kaos biasa.
4. Kids Apparel
Desain tertentu juga tersedia pada produk anak-anak seperti kids T-shirt dan kids hoodie. Ini membuka kemungkinan sebuah desain digunakan untuk target pasar yang berbeda.
Ada Juga Accessories lain
Selain pakaian, TeePublic juga menyediakan berbagai accessories. Misalnya:
- Stickers
- Phone Cases
- Bags
- Hats
- Magnets
- Pins
- Totes
Kategori-kategori tersebut memang tercantum dalam katalog produk TeePublic saat ini. Jadi kalo kita punya desain yang cocok untuk sticker atau phone case, nggak harus memaksanya hanya menjadi desain kaos.
Home Goods Juga Ada
Ternyata produknya nggak berhenti di pakaian dan accessories. TeePublic juga punya kategori Home Goods. Contohnya:
- Mugs
- Tapestries
- Wall Art
- Pillows
Artinya, satu desain yang kita buat bisa punya kemungkinan digunakan dalam berbagai jenis produk. Misalnya kita membuat ilustrasi kucing lucu. Desain tersebut mungkin bisa digunakan pada kaos. Tapi juga bisa muncul di sticker, mug, phone case, tote bag, wall art, dan produk lainnya yang tersedia.
Ini yang Menarik dari Print on Demand
Coba bayangin kalo kita jualan kaos sendiri. Kita harus menentukan:
"Saya mau produksi berapa?"
Misalnya produksi 50 kaos. Ternyata yang laku cuma 10. Berarti masih ada 40 kaos yang harus disimpan. Nah, dalam model Print on Demand, produk dibuat ketika ada pesanan. Jadi kita nggak perlu melakukan produksi massal dan menyimpan stok sendiri. Itulah salah satu alasan kenapa POD menarik buat para desainer.
Tapi Jangan Berpikir Upload Sekali Langsung Cuan
Nah, ini juga penting. Jangan karena proses produksinya nggak perlu kita pikirin, lalu menganggap bisnis ini gampang. Tetap aja ada tantangannya.
Tantangan paling besarnya justru bisa jadi ada di desain dan pemasaran. Karena di TeePublic ada banyak banget desain. Artinya desain kita harus bersaing dengan desain dari banyak artist lainnya.
TeePublic sendiri menyebut mereka memiliki jutaan desain dan lebih dari 100 jenis produk di marketplace mereka. Jadi jangan berharap upload satu desain kemudian langsung mendapatkan banyak penjualan. Mending bangun portfolio sedikit demi sedikit.
Buat Banyak Desain
Kalo kalian serius ingin mencoba TeePublic, jangan cuma membuat lima desain lalu berhenti. Semakin banyak desain yang kita punya, semakin banyak juga peluang munculnya penjualan. Tapi tentu aja bukan berarti upload desain asal-asalan. Kualitas tetap penting.
Pilih Niche yang Jelas
Daripada membuat desain secara random, kalian juga bisa mencoba memilih niche. Misalnya fokus ke:
- Cat lovers
- Dog lovers
- Gardening
- Cycling
- Hiking
- Coffee
- Fishing
- Gym
- Gaming
- Funny quotes
Dengan fokus pada niche tertentu, kita bisa lebih mudah membangun portfolio yang punya karakter.
Dan jangan lupa, pastikan desain yang dibuat memang karya sendiri atau kita memiliki hak untuk menggunakannya. TeePublic secara jelas menyatakan bahwa pengguna hanya boleh mengupload konten yang mereka buat sendiri atau yang memang mereka punya izin untuk gunakan. yang mau daftar sebagai contributor/seller langsung aj klik DISINI.


0 comments:
Posting Komentar